Example floating
Example floating
Example 728x250
Kriminal

Motif Penusukan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Terungkap, Pelaku Diduga Balas Dendam.

3
×

Motif Penusukan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Terungkap, Pelaku Diduga Balas Dendam.

Sebarkan artikel ini

MALUKU (bapermennews) – Motif di balik penusukan yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, mulai terungkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, pelaku diduga melakukan aksi tersebut karena dilatarbelakangi dendam pribadi.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Rosita Umasugi, mengungkapkan bahwa motif tersebut diketahui setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

“Untuk motif berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam,” ujar Rosita, Senin (20/4/2026).

Namun demikian, pihak kepolisian belum merinci secara detail terkait akar permasalahan yang memicu dendam tersebut. Rosita hanya menyebut bahwa pelaku memiliki hubungan atau saling mengenal dengan korban.

“Iya, pelaku kenal dengan Nus Kei,” tambahnya.

Peristiwa penikaman itu terjadi pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Saat kejadian, korban baru saja tiba menggunakan pesawat dari Jakarta.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” jelas Rosita.

Korban sempat dilarikan oleh pihak keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Lebih lanjut, Rosita menyampaikan bahwa Kapolda Maluku telah menginstruksikan jajaran kepolisian di wilayah Maluku Tenggara untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan, agar menahan diri serta tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi keamanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” pungkasnya. (Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *