Example floating
Example floating
BeritaHukumKriminalNasional

Bappisus Koordinasi dengan Ombudsman, Dalami Temuan di Lapas Cibinong

35
×

Bappisus Koordinasi dengan Ombudsman, Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto

JAKARTA (bapermennews.com) – Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) mendatangi kantor Ombudsman Republik Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali informasi dan memperoleh data tambahan terkait hasil inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto mengatakan, data dari Ombudsman diperlukan agar pihaknya dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap dalam proses investigasi.

“Untuk mendapatkan data-data lebih lengkap, sehingga kita bisa equal, mendapatkan data secara komprehensif dan akurat. Sehingga bisa menambah hasil yang objektif untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Aris.

Menurutnya, koordinasi dengan Ombudsman menjadi bagian dari tindak lanjut investigasi terhadap sejumlah temuan di Lapas Cibinong, termasuk persoalan yang sebelumnya disebut sebagai “klaster mewah”.

Aris menyebut penanganan kasus tersebut diharapkan tidak berhenti pada Lapas Cibinong saja. Hasil investigasi nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan di lingkungan lembaga pemasyarakatan secara lebih luas.

“Ini akan kita tindak lanjuti. Sehingga itu bisa menjadi nanti sistem atau metode untuk melakukan pembersihan ke seluruh lapas di Indonesia,” katanya.

Temuan Berbeda Justru Didalami

Aris juga menanggapi adanya perbedaan antara temuan Ombudsman dan hasil sidak yang dilakukan Bappisus bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Cibinong.

Menurut Aris, perbedaan kondisi yang ditemukan dalam pemeriksaan tersebut justru menjadi bahan untuk memperdalam investigasi.

“Justru temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ini kalau Anda ke salon, ada before dan after,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan kondisi di lokasi pemeriksaan menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri. Aris mencontohkan sejumlah fasilitas dan barang yang sebelumnya ada namun kemudian tidak ditemukan saat pemeriksaan berikutnya.

“Kalau saya datang kemarin cuma masih dalam keadaan lengkap, malah bingung juga kita. Karena berubah seperti itu, kok tidak ada? AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada,” ungkapnya.

Aris juga mempertanyakan perubahan sejumlah fasilitas apabila lokasi tersebut berkaitan dengan perumahan karyawan.

“Kalau itu perumahan karyawan, perumahan karyawan kenapa harus dipindah? Benar nggak? Nah, ini panjang,” katanya.

Bappisus selanjutnya akan menyelesaikan proses investigasi dan hasilnya akan disampaikan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Aris meminta masyarakat menunggu penjelasan resmi dari kementerian terkait mengenai hasil pemeriksaan dan tindak lanjut persoalan di Lapas Cibinong.

“Oleh karena itu, nanti hasil investigasinya akan disampaikan oleh Kementerian Imipas. Nanti tunggu saja tanggapannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *