PADANG (bapermennews) – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, melakukan rangkaian kunjungan kerja dalam rangka Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Kota Padang, Senin (27/4). Dalam agenda maraton tersebut, ia meninjau langsung progres tiga program infrastruktur vital yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, hingga mitigasi bencana banjir.
Kunjungan pertama dilakukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Aia Dingin. Zigo menekankan pentingnya transisi teknologi dari controlled landfill menuju sanitary landfill yang lebih modern, mengingat beban sampah Kota Padang mencapai sekitar 600 ton per hari. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap finalisasi Detailed Engineering Design (DED) serta review keandalan bangunan.
“Pembangunan TPST Aia Dingin bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan solusi nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat Padang. Kami di DPR RI memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana agar masalah persampahan ini segera teratasi secara sistemik,” ujar Zigo.
Selanjutnya, ia meninjau lokasi pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III di kawasan Palukahan. Melalui program ini, kapasitas SPAM akan ditingkatkan dari 200 liter/detik menjadi 400 liter/detik guna melayani sekitar 18.000 Sambungan Rumah (SR) baru. Program tersebut mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoar, hingga jaringan pipa sepanjang 18 kilometer.
“Masyarakat sangat menantikan kehadiran SPAM Taban III ini untuk menjawab kebutuhan air bersih yang tidak bisa ditunda. Sebagai Anggota Komisi V DPR RI, kami akan terus mengawal dukungan dari kementerian terkait agar distribusi air bersih merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kota Padang,” tegasnya.
Menutup rangkaian agenda hari pertama, politisi muda Partai Golkar ini meninjau progres tanggap darurat pengendalian sedimen di Sungai Batang Kuranji, kawasan Surau Gadang, Siteba. Ia memastikan pengerukan muara sungai serta pembukaan alur segera dilakukan guna mencegah luapan air ke permukiman saat curah hujan tinggi.
“Sungai Batang Kuranji adalah titik rawan. Fokus kami saat ini adalah pengerukan sedimen dan perkuatan tanggul sungai. Langkah darurat ini sangat krusial untuk melindungi rumah warga dari ancaman banjir dan longsor susulan. Kami bersama pemerintah pusat akan memastikan anggaran pemeliharaan berkala ini terealisasi dengan cepat,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Zigo didampingi oleh Wali Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kepala BWS Sumatera V, perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumbar, serta jajaran terkait Pemerintah Kota Padang. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Padang.
(RM)















