LHOKSUKON (bapermennews.com) — Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menegaskan bahwa insiden semburan lumpur dan api yang terjadi di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, tidak berkaitan dengan aktivitas sumur minyak dan gas milik PT Pema Global Energi (PGE).
Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi dengan PT PGE guna memastikan penyebab kejadian tersebut.
“Kami sudah melakukan pengecekan ke pihak PGE dan dipastikan semburan api serta gas dari sumur bor itu tidak memiliki hubungan dengan sumur minyak dan gas yang berada di wilayah operasi perusahaan,” ujar Edy Kurniawan melalui sambungan telepon, Jumat (22/5/2026).
BPMA juga memastikan tidak terdapat kebocoran pada sumur migas milik PT PGE yang dapat memicu ledakan maupun semburan api di lokasi kejadian.
Menurut Edy, pihak BPMA telah meminta PT PGE untuk membantu proses penanganan di lapangan, termasuk melakukan pemadaman serta pemantauan terhadap perkembangan kondisi sumur bor tersebut.
“PGE memiliki kemampuan teknis untuk membantu memadamkan api dan melakukan penanganan terhadap sumur bor itu agar situasi tetap terkendali,” katanya.
Meski api dilaporkan telah berhasil dipadamkan, BPMA tetap mengimbau masyarakat agar sementara waktu tidak mendekati area lokasi kejadian. Langkah itu dilakukan demi mengantisipasi kemungkinan masih adanya sisa gas atau semburan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.
Selain itu, BPMA meminta masyarakat yang berencana melakukan pengeboran sumur di kawasan tersebut agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan dinas teknis Pemerintah Kabupaten Aceh Utara guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
Sebelumnya, warga Aceh Utara dikejutkan dengan ledakan dari sebuah sumur bor yang memunculkan semburan api setinggi lebih dari 50 meter. Dentuman ledakan bahkan dikabarkan terasa hingga ke sejumlah kecamatan di sekitar lokasi.
Akibat peristiwa tersebut, sekitar 80 warga terpaksa mengungsi demi keselamatan. Beruntung, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.















