KUANTAN SINGINGI (bapermennews.com) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau resmi dibuka pada Sabtu (27/6/2026) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan pawai ta’aruf yang berlangsung meriah dan dihadiri ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Kegiatan pembukaan diresmikan oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar. Turut hadir Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.
MTQ ke-44 Provinsi Riau tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi dan akan berlangsung hingga 3 Juli 2026. Ribuan peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang menjadi ajang syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani.
Kehadiran Kapolda Riau bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Riau menunjukkan dukungan penuh Polri terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan budaya di Bumi Lancang Kuning. Selain itu, Polri juga berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dalam sambutannya, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kuansing sebagai tuan rumah MTQ ke-44 Provinsi Riau.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik serta menyambut seluruh tamu dengan penuh rasa kekeluargaan dan keramahan masyarakat Kuantan Singingi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pawai ta’aruf bukan sekadar seremoni pembukaan, melainkan simbol persatuan, kebersamaan, dan ukhuwah Islamiyah yang mempererat hubungan antar masyarakat di Provinsi Riau.
“Melalui pawai ini kita menyaksikan keberagaman budaya dan potensi yang dimiliki setiap kabupaten dan kota. Namun semuanya dipersatukan oleh satu tujuan, yakni menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam membangun masyarakat yang religius, maju, dan berakhlak mulia,” katanya.
Suhardiman juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan demi memberikan kenyamanan kepada seluruh kafilah dan tamu yang hadir.
Ia berharap pelaksanaan MTQ ke-44 dapat melahirkan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, mufassir, serta generasi muda yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan MTQ ke-44 Provinsi Riau diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mendorong pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan ajaran Al-Qur’an.















