Example floating
Example floating
BeritaNasional

Kapolda Sumbar Kerahkan 300 Personel Bantu Penanganan Banjir Bandang di Solok

38
×

Kapolda Sumbar Kerahkan 300 Personel Bantu Penanganan Banjir Bandang di Solok

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (tengah) saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Solok.

SOLOK (bapermennews.com) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memastikan jajaran Polda Sumbar terus melakukan upaya maksimal dalam menangani dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam.

Kapolda Sumbar turun langsung meninjau kondisi wilayah terdampak pada Selasa (22/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan bencana.

“Jajaran Polda Sumbar harus memberikan penanganan yang maksimal atas bencana ini. Prioritas utamanya adalah keselamatan dan keamanan warga,” ujar Djati.

Menurutnya, personel kepolisian telah diterjunkan sejak banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Selain membantu proses evakuasi, petugas juga melakukan pembersihan material yang terbawa arus banjir.

Untuk memperkuat proses pencarian dan pertolongan, Polda Sumbar mengerahkan sekitar 300 personel Brimob dan Direktorat Samapta guna membantu personel Polres Solok di lapangan.

Pada tahap awal penanganan, kepolisian memfokuskan kegiatan pada evakuasi warga serta pembersihan material banjir berupa lumpur, pasir, batu dan material longsoran lainnya.

Material yang terbawa banjir tersebut turut menyebabkan akses jalan utama yang menghubungkan Padang dan Solok terganggu. Personel kepolisian pun diarahkan untuk membantu proses pembersihan agar jalur transportasi dapat kembali digunakan.

Kapolda juga memastikan kepolisian siap mendukung proses pencarian apabila terdapat laporan warga yang masih hilang akibat bencana tersebut.

Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat di wilayah terdampak yang bersama-sama dengan petugas melakukan pembersihan dan penanganan pascabencana.

Penanganan banjir bandang di Solok tidak hanya melibatkan kepolisian. Sejumlah unsur turut dikerahkan, di antaranya SAR Padang, TNI, BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk mempercepat evakuasi, pencarian, pembersihan material, serta pemulihan akses dan fasilitas yang terdampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *