SOLOK (bapermennews.com) – Bencana galodo yang menerjang wilayah Arosuka dan sejumlah kawasan di sekitarnya, Kabupaten Solok, langsung mendapat penanganan dari TNI bersama unsur terkait.
Kodim 0309/Solok mengerahkan personel dan materiil untuk membantu proses evakuasi warga, penanganan masyarakat terdampak, hingga pembersihan material bencana di sejumlah lokasi.
Kekuatan yang diterjunkan dalam penanganan tanggap darurat tersebut berasal dari Kodim 0309/Solok, Batalyon YTP 951, serta YTP 897.
Komandan Kodim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi mengatakan, kondisi di sejumlah lokasi terdampak mulai menunjukkan perkembangan setelah debit air dan banjir lumpur berangsur surut.
Meski demikian, material kayu dan endapan lumpur masih menutupi sejumlah fasilitas publik serta ruas jalan utama. Petugas pun terus melakukan pembersihan untuk memulihkan akses masyarakat.
Berdasarkan pendataan sementara tim gabungan, belum ditemukan adanya korban jiwa akibat bencana tersebut. Sementara sejumlah warga yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan dari tim medis TNI bersama tenaga kesehatan dari dinas kesehatan setempat.
Warga yang rumahnya terdampak juga telah dievakuasi ke titik-titik pengungsian yang disiapkan untuk menjamin keselamatan masyarakat.
Selain evakuasi, TNI turut mendirikan dapur umum dan posko kesehatan lapangan. Fasilitas tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari makanan, air bersih, pelayanan kesehatan hingga kebutuhan lainnya.
Dalam penanganan bencana, TNI bersama unsur terkait memusatkan perhatian pada tiga langkah utama.
Pertama, evakuasi dan pendataan, dengan memastikan warga berada di lokasi aman sekaligus mendata dampak serta kerugian akibat bencana.
Kedua, pembersihan dan pembukaan akses, dengan mengerahkan personel dan peralatan untuk membersihkan lumpur serta material kayu yang menutup jalan. Pembukaan kembali akses Lintas Padang–Solok menjadi salah satu prioritas agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan serta logistik dapat berjalan.
Ketiga, pelayanan terpadu bagi pengungsi, dengan memastikan ketersediaan makanan, air bersih, pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya selama masa tanggap darurat.
TNI mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun tidak mengurangi kewaspadaan. Potensi hujan susulan perlu diantisipasi karena dapat memicu peningkatan debit air maupun longsoran material.
TNI bersama unsur terkait menyatakan akan terus melakukan penanganan di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak dan memulihkan kondisi wilayah hingga situasi kembali aman dan kondusif.















