Example floating
Example floating
Berita

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Sumbar

13
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Sumbar

Sebarkan artikel ini

SUMBAR (bapermennews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Jumat (15/5/2026) sore.

Dalam informasi yang dirilis pukul 15.20 WIB, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi mulai pukul 15.30 WIB.

Sejumlah daerah yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem di antaranya Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, hingga Kota Padang.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di Kecamatan Lengayang, IV Jurai, Bayang, Koto XI Tarusan, dan Sutera. Sementara di Padang Pariaman berpotensi melanda Batang Anai, Sungai Limau, Sungai Garingging, V Koto Timur, 2×11 Kayu Tanam, Patamuan, hingga IV Koto Aur Malintang.

Kabupaten Agam juga diprakirakan mengalami cuaca ekstrem di sejumlah wilayah seperti Lubuk Basung, Tanjung Raya, Ampek Nagari, dan Malalak. Sedangkan di Kabupaten Pasaman diprediksi terjadi di Bonjol dan Mapat Tunggul.

BMKG turut mencatat potensi hujan lebat di Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Koto Parik Gadang Diateh di Solok Selatan, serta beberapa kecamatan di Pasaman Barat seperti Pasaman, Kinali, Gunung Tuleh, Sungai Aur, dan Luhak Nan Duo.

Untuk Kota Padang, masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Bungus Teluk Kabung dan Koto Tangah.

Selain wilayah tersebut, cuaca ekstrem juga diperkirakan dapat meluas ke sejumlah daerah lain di Sumbar seperti Ranah Pesisir, Batang Kapas, Lubuk Alung, Junjung Sirih, Tanjung Mutiara, Lubuk Sikaping, Sangir, hingga beberapa kawasan di Kota Padang Panjang dan Kota Pariaman.

BMKG menyebutkan kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta genangan air akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *