Example floating
Example floating
Berita

BPBD dan Damkar Kota Padang Salurkan 93 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang

14
×

BPBD dan Damkar Kota Padang Salurkan 93 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

PADANG (bapermennews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang November 2025 lalu melalui pendistribusian bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang masih mengalami keterbatasan pasokan.

Hingga saat ini, penyaluran air bersih masih dilakukan secara rutin hampir setiap hari, terutama di kawasan yang jaringan dan infrastruktur air bersihnya belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana.

Berdasarkan laporan distribusi pada 6 Juni 2026, BPBD dan Damkar Kota Padang kembali menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik di Kecamatan Kuranji, Pauh, Koto Tangah, serta kawasan hunian sementara (huntara) yang masih ditempati warga terdampak banjir bandang.

Sebanyak 93.000 liter air bersih berhasil didistribusikan menggunakan lima unit armada operasional milik BPBD dan Damkar Kota Padang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak kerusakan jaringan air bersih pascabencana.

“Meskipun bencana telah berlalu beberapa bulan, masih ada sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih. Karena itu, BPBD bersama Damkar Kota Padang terus hadir memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Hendri, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan, pendistribusian dilakukan berdasarkan laporan kebutuhan masyarakat dan hasil pemantauan petugas di lapangan. Bantuan air bersih disalurkan ke permukiman warga, kawasan terdampak, hingga lokasi hunian sementara yang masih dihuni korban bencana.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Perumda Air Minum Kota Padang dalam penyediaan sumber air bersih.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan dari Perumda Air Minum Kota Padang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat dipenuhi, terutama bagi warga yang masih mengalami kesulitan akses air bersih,” katanya.

Hendri menambahkan, sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan pascabencana banjir bandang November 2025, total air bersih yang telah didistribusikan kepada masyarakat hingga 6 Juni 2026 mencapai sekitar 20 juta liter.

Ia berharap sinergi antara BPBD, Damkar, Perumda Air Minum Kota Padang, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi sampai layanan air bersih kembali normal sepenuhnya.

“Pemerintah Kota Padang akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Distribusi air bersih akan tetap dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan hingga seluruh warga terdampak kembali menikmati layanan air bersih secara normal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *