Example floating
Example floating
BeritaNasional

King Kobra Bersarang di Samping Jasad, Evakuasi Perempuan Hilang 12 Hari Berlangsung Dramatis

16
×

King Kobra Bersarang di Samping Jasad, Evakuasi Perempuan Hilang 12 Hari Berlangsung Dramatis

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA (bapermennews.com) – Aroma tak sedap yang tercium dari sebuah sumur tua di tengah perkebunan Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, mengungkap keberadaan Aam Amelia (45), perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang selama 12 hari.

Namun, proses evakuasi jasad korban pada Rabu (12/8/2026) siang tidak berjalan mudah. Petugas yang hendak mengangkat jasad dari dasar sumur sedalam sekitar 12 meter justru dihadapkan pada ancaman seekor king kobra berukuran besar yang bersarang tepat di samping tubuh korban.

Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Herdiansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait penemuan jasad di dalam sumur. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya, TAGANA, BPBD, TNI serta unsur terkait untuk melakukan evakuasi.

“Benar kami menerima laporan masyarakat ada penemuan mayat dalam sumur. Kami koordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya, TAGANA, BPBD, TNI dan aparat lainnya untuk evakuasi korban,” kata Hendi kepada bapermennews.com.

Petugas yang semula telah bersiap turun ke dasar sumur terpaksa menunda proses evakuasi setelah mengetahui adanya ular kobra berukuran besar dan berbahaya.

Kondisi sumur yang sempit dan gelap membuat keberadaan ular berbisa tersebut menjadi ancaman serius bagi keselamatan petugas.

“Jadi memang sudah dicoba ke dalam, tapi ada ular kobra besar dan berbahaya. Tim SAR masih berupaya mencari jalan keluar evakuasi yang aman dan tidak berisiko menyebabkan korban lain,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian dari warga, Aam diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Meski demikian, petugas masih melakukan penanganan terhadap jasad korban dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

“Menurut warga, korban memang mengalami gangguan kejiwaan, tetapi kami masih fokus bagaimana bisa dievakuasi jasadnya,” kata Hendi.

King Kobra Jadi Penghalang Evakuasi

Proses evakuasi sempat beberapa kali terhenti karena king kobra tersebut berada di sekitar jasad korban. Tim SAR gabungan kemudian mengambil keputusan untuk mengevakuasi ular terlebih dahulu demi mencegah terjadinya korban tambahan.

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Tasikmalaya diterjunkan dengan perlengkapan keselamatan. Mereka turun ke dalam sumur dengan sangat hati-hati untuk menangkap ular tersebut.

“Kami putuskan tangkap dulu ularnya dengan melibatkan Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Tentu hati-hati sekali,” kata Kapos SAR Tasikmalaya Bagus P di lokasi.

Petugas kemudian berusaha menjerat king kobra yang beberapa kali bersembunyi di sekitar tubuh korban. Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam karung.

“Tertangkap juga ularnya dan dievakuasi ke atas. Baru kita evakuasi jasad korban. Ini kendalanya ada ular kobra,” ujar Bagus.

Setelah ular berhasil diamankan, tim SAR melanjutkan proses evakuasi jasad Aam menggunakan teknik vertical rescue. Jasad korban akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur dan diserahkan kepada pihak keluarga bersama kepolisian.

“Alhamdulillah berhasil kami evakuasi jasad Ibu Aam. Selanjutnya diserahkan pada keluarga bersama kepolisian,” kata Bagus.

Proses evakuasi tersebut menjadi perhatian warga karena selain harus mengangkat jasad dari sumur sedalam sekitar 12 meter, petugas juga harus menghadapi ancaman king kobra yang berada di lokasi penemuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *