Example floating
Example floating
Berita

Pria Pencari Rongsokan Dilaporkan Tenggelam di Banjir Kanal Tamsis Padang

21
×

Pria Pencari Rongsokan Dilaporkan Tenggelam di Banjir Kanal Tamsis Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG (bapermennews) – Seorang pria bernama Fajar Saputra (29) dilaporkan tenggelam di aliran Banjir Kanal Tamsis, kawasan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Jumat (1/5/2026) pagi. Korban diduga hanyut setelah terpeleset saat mencari barang rongsokan di sekitar bendungan banjir kanal dekat Jembatan Taman Siswa.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 08.15 WIB ketika korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus pencari barang bekas sedang beraktivitas di lokasi.

“Korban diduga terpeleset saat mencari barang rongsokan di sekitar bendungan, kemudian hanyut terbawa arus,” ujar Hendri Zulviton kepada awak media.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Tabiang Banda Gadang RT 02 RW 01, Kecamatan Nanggalo. Ia merupakan anak dari pasangan Junaidi dan Desmita.

Menerima laporan kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pencarian korban.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, Polri, Satpol PP, PMI, Tagana, KSB, relawan kebencanaan, hingga masyarakat setempat diterjunkan untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran kanal.

“Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran kanal serta menggunakan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit,” jelas Hendri.

Hingga laporan terakhir sekitar pukul 08.30 WIB, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di lapangan.

BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai maupun bendungan, terutama ketika kondisi arus deras dan permukaan licin.

“Kami mengimbau warga agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama di area rawan seperti bendungan dan aliran kanal,” tutup Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *