Example floating
Example floating
Berita

Diduga Progres Minim, Proyek Jembatan Pile Slab di Sijunjung Jadi Sorotan

83
×

Diduga Progres Minim, Proyek Jembatan Pile Slab di Sijunjung Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG (bapermennews.com) – Pekerjaan konstruksi penanganan Jembatan Pile Slab pada Ruas 6012 Muara Kalaban–Tanah Badantuang SDA 22900 (KM 105+150) di Kabupaten Sijunjung menuai sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Anathama Kontruksi Utama itu diduga masih menunjukkan progres yang minim meski telah terikat kontrak sejak 11 Maret 2026.

Berdasarkan pantauan tim media di lokasi proyek, belum terlihat adanya pekerjaan pemasangan tiang pancang yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan tersebut. Selain itu, material yang digunakan untuk pasangan mortar di sisi jembatan juga diduga berasal dari sumber yang tidak memiliki izin (ilegal).

Saat melakukan pemantauan di lapangan, tim media tidak menemukan tim teknis maupun penanggung jawab proyek. Di lokasi hanya ditemui seorang inspektur bernama Ihsan yang mengaku baru bekerja selama dua hari.

Ketika dimintai keterangan terkait perkembangan pekerjaan, Ihsan mengaku tidak mengetahui persentase progres proyek maupun asal material yang digunakan untuk pasangan mortar.

Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp11 miliar tersebut memiliki Nomor Kontrak EP-01KGY2PX80FP8F3JWNHHHJ77XQ dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain dugaan minimnya progres pekerjaan, tim media juga menemukan indikasi kualitas adukan mortar yang dinilai kurang baik. Di sisi lain, penerapan aspek keselamatan kerja di lokasi proyek juga menjadi perhatian karena minimnya rambu-rambu peringatan serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja.

Untuk memperoleh konfirmasi, tim media telah menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Dhani Asri, ST, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.

Media ini akan terus menelusuri informasi terkait proyek tersebut dan mengupayakan konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. (Hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *