Example floating
Example floating
Berita

Kadis BMCKTR Sumbar Pastikan Proyek Jalan Tanjung Ampalu–Sijunjung Diawasi, Asal Material Diminta Dikonfirmasi ke PPK

13
×

Kadis BMCKTR Sumbar Pastikan Proyek Jalan Tanjung Ampalu–Sijunjung Diawasi, Asal Material Diminta Dikonfirmasi ke PPK

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG (bapermennews.com) – Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST, MT, memastikan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap proyek Rehabilitasi Jalan Ruas Tanjung Ampalu–Sijunjung (P.008) yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (31/072026), Armizoprades mengatakan dirinya telah turun langsung ke lokasi pekerjaan pada Rabu sebelumnya. Dalam peninjauan tersebut, ia mendapati tim teknis dan konsultan pengawas berada di lokasi proyek.

“Saat saya ke lapangan, tim teknis dan konsultan pengawas ada di lapangan,” ujarnya.

Terkait asal-usul material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut, Armizoprades meminta agar pertanyaan tersebut disampaikan langsung kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Menurutnya, PPK merupakan pihak yang memiliki kewenangan memberikan penjelasan mengenai spesifikasi maupun sumber material yang digunakan.

“Untuk dari mana asal materialnya, langsung tanyakan ke PPK, karena saat ini saya sedang berada di Agam meninjau proyek lainnya,” katanya melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, proyek rehabilitasi jalan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 miliar yang dikerjakan oleh PT Arpex Primadhamor itu menjadi perhatian setelah ditemukan sejumlah dugaan di lapangan, di antaranya dugaan minimnya pengawasan serta dugaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kaidah teknis.

Bahkan, muncul dugaan bahwa tim teknis dan konsultan pengawas baru aktif berada di lokasi setelah adanya pemberitaan media mengenai proyek tersebut. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Selain itu, berdasarkan informasi dari seorang sumber di lingkungan Dinas BMCKTR yang enggan disebutkan identitasnya, proyek tersebut disebut-sebut dikelola oleh seorang mantan Wali Kota Padang. Informasi tersebut hingga kini masih berupa keterangan dari sumber dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Media ini juga masih menelusuri dugaan penggunaan material yang diduga tidak sesuai ketentuan. Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap spesifikasi teknis maupun peraturan yang berlaku, hal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. Namun, seluruh dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.

Sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan, Bapermennews.com akan terus mengonfirmasi kepada seluruh pihak terkait, termasuk PPK, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan instansi terkait lainnya, agar informasi yang disampaikan kepada publik akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

(Hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *