Example floating
Example floating
BeritaNasional

83 Siswa dan Satu Guru MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Usai Santap MBG

0
×

83 Siswa dan Satu Guru MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN (bapermennews.com) — Sebanyak 83 siswa dan satu guru MTsN 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat, dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (14/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin siang. Para siswa sebelumnya menerima makanan MBG yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Asisten II Setdako Pariaman, Nazifah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut, total terdapat 84 orang yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan MBG, terdiri dari 83 siswa dan seorang guru.

“Ya, benar ada siswa yang mengalami keracunan MBG itu. Itu siswa MTsN 1 Pariaman, atau MTsN Model,” kata Nazifah saat dikonfirmasi.

Selain para siswa, seorang guru bernama Rudi juga mengalami gejala serupa setelah mencoba makanan yang diberikan kepada siswa.

“Jumlah siswa 83 orang, kemudian ada satu guru, Pak Rudi. Beliau mau mencoba makanan tersebut. Setelah merasa gatal, langsung dihentikan, tetapi sempat dibawa ke IGD karena mengalami mual-mual,” jelasnya.

Hingga sekitar pukul 16.00 WIB, sebanyak 59 dari 84 orang yang sebelumnya mendapatkan perawatan telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, sebagian lainnya masih menjalani penanganan medis. Sebanyak 13 orang menjalani observasi di Rumah Sakit M Yamin, sedangkan 15 orang lainnya masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Sadikin.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kota Pariaman langsung mengambil sejumlah langkah. Tim terkait telah mengambil sampel makanan MBG yang diduga berkaitan dengan munculnya gejala pada siswa dan guru.

Pemko Pariaman juga berkoordinasi dengan Koordinator SPPG untuk menghentikan sementara kegiatan operasional hingga hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan diketahui.

“Kita hentikan. Saya sudah koordinasi dengan koordinatornya. Karena kami yang mengeluarkan izin LHS-nya. Jadi tim akan terus memantau dan memastikan,” ujar Nazifah.

Sebelumnya Terjadi di Palupuh

Dugaan keracunan makanan MBG di MTsN 1 Pariaman ini menambah daftar kejadian serupa yang terjadi di Sumatera Barat.

Sebelumnya, pada awal September 2026, puluhan hingga ratusan siswa di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, juga dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Dalam kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam mencatat ratusan orang mengalami gejala, termasuk siswa dan seorang guru. Operasional SPPG Pasie Laweh Palupuh kemudian dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selanjutnya menemukan adanya bakteri Bacillus cereus pada sampel tahu dan cabai yang berasal dari dapur SPPG Pasie Laweh Palupuh.

Sementara untuk kasus di MTsN 1 Kota Pariaman, penyebab pasti munculnya gejala pada siswa dan guru masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan oleh pihak berwenang.

Penulis: HendriEditor: Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *