SUKABUMI (bapermennews.com) – Kepolisian Resor Sukabumi Kota memastikan seorang siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang sempat menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial, berada dalam kondisi sehat dan telah kembali beraktivitas normal.
Video yang beredar memperlihatkan seorang anak mendapatkan pertolongan usai diduga terjatuh ke kolam renang di kawasan Wisata Alam Oasis, Jalan Mayor Mahmud, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, jajaran Polsek Sukabumi bersama pihak Kecamatan Sukabumi langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta mendatangi kediaman korban guna memastikan kondisi sebenarnya.
Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan serius pascakejadian.
“Personel Polsek Sukabumi bersama staf Kecamatan Sukabumi telah melakukan pengecekan ke lokasi Wisata Alam Oasis dan ke rumah korban. Dari hasil pengecekan, anak tersebut dalam kondisi sehat dan sudah kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” ujar Ade, Selasa (16/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden tersebut terjadi pada Minggu (14/6/2026) saat SPS TP PAUD Sukamekar, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, melaksanakan kegiatan wisata edukasi sekaligus acara kenaikan kelas di Taman Wisata Air Oasis.
Kegiatan yang dipimpin oleh seorang guru berinisial IM itu diisi dengan berbagai penampilan seni dan tari dari para peserta didik. Namun di tengah berlangsungnya acara, seorang siswi bernama Raisha Althira Adira (5 tahun 7 bulan) diketahui keluar dari area kegiatan menuju kawasan kolam renang tanpa diketahui oleh orang tua maupun keluarga yang mendampinginya.
Sekitar pukul 10.00 WIB, berdasarkan keterangan petugas penjaga kolam, korban diduga terpeleset di tepi kolam dan jatuh ke dalam kolam renang yang memiliki kedalaman sekitar 50 sentimeter.
Beruntung, seorang pengunjung yang berada tidak jauh dari lokasi segera memberikan pertolongan. Korban yang saat itu terlihat kesulitan berdiri di dalam air langsung diangkat keluar dari kolam dan diberikan pertolongan pertama hingga kembali sadar.
Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dibawa ke pos P3K Wisata Alam Oasis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di lokasi tersebut, korban diberikan minuman hangat dan manis sebelum akhirnya kembali pulang bersama ayahnya.
“Korban sempat mendapatkan penanganan di kantor P3K Wisata Alam Oasis. Setelah kondisinya membaik, anak tersebut pulang bersama ayah kandungnya dalam keadaan sehat,” tutup Ade.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama kegiatan wisata maupun kegiatan luar ruangan, guna mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.















