Example floating
Example floating
Berita

Pemotor Lawan Arah di Jaktim Minta Maaf Usai Marahi dan Pukul Pengendara Lain

34
×

Pemotor Lawan Arah di Jaktim Minta Maaf Usai Marahi dan Pukul Pengendara Lain

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (bapermennews.com) – Seorang pengendara sepeda motor berinisial MN menyampaikan permohonan maaf setelah aksinya melawan arus lalu lintas di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, viral di media sosial. Dalam insiden tersebut, MN juga sempat memarahi hingga melakukan pemukulan terhadap pengendara lain yang menegurnya.

Melalui video klarifikasi yang beredar pada Minggu (12/7/2026), MN mengakui kesalahannya karena melawan arus dan bersikap tidak pantas kepada petugas kepolisian.

“Saya adalah pengendara motor yang tadi malam melawan arus. Saya juga melawan petugas kepolisian, bahkan melakukan pemukulan dan berkata kasar. Atas perbuatan itu saya memohon maaf,” ujarnya.

MN menjelaskan dirinya panik saat kejadian karena sedang membonceng istri dan anak. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut bukan alasan untuk membenarkan tindakannya.

“Saya sangat kaget karena saat itu membawa istri dan anak. Namun itu tidak membenarkan perbuatan saya. Kesalahan ini murni karena saya melawan arus lalu lintas,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Kepolisian Jakarta Timur, khususnya petugas yang telah berupaya menghentikan aksinya.

“Saya memohon maaf kepada pihak yang dirugikan, terutama Kepolisian Jakarta Timur dan petugas yang sudah melarang saya melawan arus. Ke depan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini dan akan mematuhi seluruh aturan lalu lintas,” ucapnya.

Berdasarkan video yang beredar, MN diketahui mengendarai sepeda motor dengan membonceng seorang wanita dan seorang anak kecil. Ketiganya tidak mengenakan helm dan melaju melawan arah.

Aksi tersebut sempat dihentikan oleh pengendara lain karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Saat dihadang, MN terjatuh, namun bukannya meminta maaf, ia justru emosi dan diduga memukul pengendara yang menegurnya. Warga di sekitar lokasi kemudian melerai pertikaian tersebut.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengatakan pihak kepolisian telah menangani peristiwa tersebut. Menurutnya, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

“Sudah tidak ada masalah, selesai secara damai,” ujar Samsono, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, pelanggaran melawan arus masih kerap terjadi di ruas Jalan DI Pandjaitan. Karena itu, petugas terus melakukan pengawasan dan mengimbau para pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *